RSS

Evaluasi dan Pembinaan Kinerja Guru Pasca Sertifikasi Ikut Pembinaan, Guru Hanya Bidik Piagam

30 Mei

Indratno Eprilianto – Timlo.net

Klaten – Sejumlah guru bersertifikasi di Kabupaten Klaten mengaku tidak peduli dengan anggapan buruknya kualitas mereka saat ikut evaluasi dan pembinaan kinerja guru pasca sertifikasi. Sasaran mereka hanyalah piagam untuk mempercepat pencairan tunjangan sertifikasi.

Informasi yang dihimpun, kegiatan evaluasi dan pembinaan kinerja guru pasca sertifikasi tersebut di gelar selama dua hari, yakni Selasa (29/5) dan Rabu (30/5), di GOR Gelarsena dan Gedung Pandanaran Klaten. Kegiatan ini diikuti lebih dari 4000 guru bersertifikasi yang ada di Klaten.

Namun sebagian guru mengaku tidak mengutamakan inti kegiatan tersebut. Bagi mereka, yang penting adalah mendapatkan piagam yang diyakini bisa mempercepat pencairan tunjangan sertifikasi.

“Ikut kegiatan pembinaan kinerja guru ini yang penting dapat piagam. Sebab, itu salah satu syarat untuk pemberkasan nanti. Sebab kalau tidak dilampiri nantinya tunjangan tidak akan cair,” ujar seorang guru yang enggan disebut namanya.

Pria berusia sekitar 40-an ini menilai pelaksanaan kegiatan tersebut tidak seprofesional dengan kegiatan serupa yang pernah dia ikuti sebelumnya. Pasalnya, dalam presensi nama peserta tidak tercantum. Peserta kegiatan malah diminta untuk mengisi blangko kosong.

Dirinya dan beberapa guru lainnya meyakini akan mendapatkan piagam tanpa harus mengikuti kegiatan pembinaan sampai selesai. “Beberapa peserta sudah mendapat kepastian dari panitia bahwa piagam akan langsung disisipkan dalam pemberkasan,” ujarnya yang diamini beberapa guru lainnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Klaten, Sunardi membantah bila piagam merupakan syarat untuk mempercepat pencairan tunjangan sertifikasi.

“Itu hanyalah anggapan para guru sertifikasi saja yang mungkin kurang begitu komitmen dan kemauan diri. Mungkin satu atau dua guru yang demikian,” jelas Sunardi.

Sunardi menegaskan, piagam bukan menjadi satu-satunya syarat untuk pemberkasan. Yang perlu disadari dalam kegiatan ini adalah evaluasi merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional.

Pihaknya sendiri menyayangkan atas kondisi buruknya kualitas guru bersertifikasi di wilayah ini. Hal itu dibuktikan dengan masih banyaknya guru tersebut yang tidak dapat membuat karya ilmiah.

“Evaluasi terhadap kinerja guru bersertifikasi ini akan terus dilakukan agar kualitas guru bisa ditingkatkan. Bahkan pada 2013 mendatang kemampuan membuat karya ilmiah menjadi salah satu persyaratan untuk bisa menaikkan kepangkatan,” jelas Sunardi.

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 30 Mei 2012 in Seputar Pendidikan

 

Tag:

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: